KANKER TAUHID
1.Tamimah
Menurut lughoh : Jimat
Menurut istilah : setiap benda yang di gantungkan pada
leher/selainnya untuk menolak bala,mendatangkan rezeki,melindungi
penyakit,sakti mandra guna,menyembuhkan penyakit dan berasal dari bahan apapun
2.Tiwalah / Pelet : Sesuatu yang bisa membuat
kecintaan suami kepada istrinya .
Dalil
Naqli:
Dari Ibnu Mas’ud Rasulullah berkata :
“Sesungguhnya jampi-jampi kemudian jimat dan guna guna atau
pellet adalah Syirik” (HR.Ahmad dan Abu Daud)
Dalil Aqli :
QS.An-Nisa :48 dan 116
[4:48] Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah
berbuat dosa yang besar.
116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan
(sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa
yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah,
maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
QS.Al-Maidah :72
72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:
"Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih
(sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan
Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah,
maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,
tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
Jenis-Jenis Jimat :
a.
Benda-benda yang dianggap sakti (Mndraguna)
b.
Keris
c.
Batu Akik
d.
Cincin yang Mempunyaiilmu ghaib
e.
Suwuk
f.
Asma-asma Allah
g.
Semua yang berfungsi sebagai jimat
3.Tathayyur
Tathayyur adalah : Mempercayai adanya hal-hal kejadian
tertentu yang dapat menyebabkan mengundang sial
Dalil Aqli :
QS.7:131
131. Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka
berkata: "Itu adalah karena (usaha) kami". Dan jika mereka ditimpa
kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang
besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari
Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
Qs :36:19
19. Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah
karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)?
Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".
Dalil Naqli :
Sesungguhnya Rasulullah Bersabda “Jangan menularkan penyakit
jangan bertathayyur atau menganggap sial burung malam dan bulan safar”
(HR.Bukhari dan Muslim)
Menghilangkan Rasa tathayyur :
1.Dengan cara bertawakkal kepada Allah
Hadits Ibnu Mas’ud Ra berkata :
2.Berdo’a
Do’a dari Utbah bin Amir
“Ya Allah YaRobku tiada yang dapat mendatangkan kebaikan
selain Engkau,dan tiada ada yang menolak keburukan selain engkau dan tiada ada
yang dapat mendatangkan kekuatan selain Engkau.” (HR. Ahmad: 2/220, dari
Abdullah bin Amr r.a.. Dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir dalam Ta’liq Musnad
Ahmad no. 7045)
4.Wasilah
Menurut bahasa: Perantara jalan
Menurut istilah : Perantara jalan yang dapat mendekatkan
dengan yang lain (jin, manusia dll)
Menurut Islam Ibnu Tamiyyah ada beberapa cara beriman kepada
Nabi :
Ø Mengamali
Sunnah
Ø Dngan
Do’a Nabi
Ø Tawassul
dengan sumpah Nama Nabi oleh kelompok mutakhirin
Dalil Aqli :
QS:5:55 : wasilah =Tawassul
55. Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan
orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya
mereka tunduk (kepada Allah)
QS.39:42 : Arwah tidak ada yang gentayangan
42. Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang)
jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang)
yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai
waktu yang ditetapkan [1314]. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat
tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.
[1314]. Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan
Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak
mati hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi.
QS.39:3 :Mengaharap ke
Roh Halus / Habib/Wali songo agar dejat dengan Allah swt.
3. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari
syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata):
"Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami
kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan
di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah
tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar
Tawassul Syar’I :
Ø Berdo’a
dengan Asma’ul Husna
Ø Dengan
Amal Sholeh
Ø Berdo’a
langsung kepada Allah
Tawassul bid’ah :
Ø Berdo’a dengan kemulian seseorang
Ø Dengan
arwah halus
Ø Sumpah
dengan nama Rasul seharusnya hanya boleh dengan Nama Allah saja
Contoh :
a.
Dr.Soekarno
sebelum ke KAA(Konferensi Asia afrika) di Aljazair dia datang ke makam oraang
tuanya agar berhasil
b.
Minta Do’a ke Ustadz (boleh)
5. Tabaruk :
Menurut bahasa: Berkah,Bahagia,
keuntungan
Menurut istilah : Kebaikan ilahi
dari sesuatu yang dianggap/diyakini berkah
Berdasarkan Hadits Shohih ada 3
yang mengandung nilai berkah:
a.
Waktu-waktu yang utama
Ø Waktu
seputar 10 akhir bulan Ramadhan
Ø 1 3
Malam
Ø Waktu
diantara Adzan dan Iqomah
b.
Tempat-tempat yang utama:
Ø Masjidil
Haram (Mekkah)
Ø Masjidil
Nabawi (Madinah)
Ø Masjidil
Aqsha (Palestina)
c.
Zat Nabi Muhammad (apa-apa yang ada pada Rasul)
Ø Dahak
Ø Air Mata
Ø Ludah :
dalam sebuah riwayat dapat menyembuhkan sakit mata pada Ali
Ø Keringat
: untuk Minyak Wangi oleh para sahabat
6. Hari Na’as (yaumil Nakhsin)
Adalah semakna dengan siang malam dan celaka.hampir setiap
suku bangsa di nusantara mempunyai Tabel Khusus untuk menentukan hari, bulan,
dan waktu khusus yang tepat untuk maksud-maksud tertentudalam menyelenggarakan
sesuatu kegiatan.
Contoh :
Ø Hari Rbu
wage dengan Tanjim bintang(Kartika) : Menandakan sifat murah hati
Ø Selasa
Kliwon dengan tanjim Bbi ( Venus) : menyebabkan berhasil , pemeliharaan babi
Ø Jum’at
Kliwon dengan tanjim Udang( Capricorn) : kemiskinan selagi remaja
Ø Kamis Pon
tanjimnya menara ngaben : Banyak mengalami sakit
Ø Bulan
Safar : sial bagi orang arab
Untuk menghindari hal tersebut kita harus bertawakkal , dalam
surat QS.7:131
131. Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka
berkata: "Itu adalah karena (usaha) kami". Dan jika mereka ditimpa
kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang
besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari
Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
7. Tanjim (Perbintangan)
Adalah yang umumnya dikenal dengan nama ASTROLOGI yang membagi
dan member nama –nama bintang dengan julukan tertentu. Kemudian dihubungkan
dengan tanggal lahir manusia untuk ramalan tertentu pada waktu dan keadaan
tertentu pula.
Fungsi Bintang:
Ø Qs.
AL-mulk : 5 : sebagai pelempar syaithon dan hiasan langit
5. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit
yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu
alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang
menyala-nyala.
Ø Qs. 6 :
97 : Penujnjuk arah di darat dan di laut
97. Dan Dialah yang menjadikan
bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di
darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran
(Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
Hadits-Hadits tentang ramalan :
a.
“Dari ibnu abbas Ra berkata. Rasulullah saw
bersabda :”Siapapun menerima ramalan bintang maka sesungguhnya ia telah
mengambil bagian dari sihir” (HR.Abu Daud ,Ahmad, Ibnu Majah)
b.
“Siapa yang mendatangi Arraf Kahin(Tukang Ramal)
lalu membenarkannya maka sesungguhnya ia telah KAFIR terhadap apa yang
diturunkan kepada Muhammad saw.”(HR.Bukhari Muslim,Tirmidzi dan Abu Daud)
c.
“Siapa yang datang ke Arraf lalu menanyakan
sesuatu kemudian membenarkannya maka ia tidak diterima sholatnya selama 40
hari” (HR.Muslim)
d.
“Dari Aisyah Ra sesungguhnya para malaikat turun
di mega menyebutkan hal-hal yang diputuskan dilangit maka Syaithan syaithan
(jin kafir) mencari tahy dengan pendengarannya akan hal itu kemudian
disampaikannya kepada tukang sihir-sihir” (HR.Bukhari)
Julukan-julukan peramal :
Ø Munajjin
: peramal yang menggunakan horoskop
Ø Rasul
:Peramal yang menggunakan goresan-goresan pasit
Ø Arraf:
peramal yang menggunakan telapak tabgab /tahi lalat
Ø Kahin
:peramal yang menggunakan sihir /mantra
Dan Allah yang mengetahui Ghaib :QS:6:59
Tidak ada komentar:
Posting Komentar